ACEH – bidikterkini.com | Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau dikenal Mualem mengatakan pemerintah daerah sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 80 miliar untuk penanganan pascabencana. Ia juga mengaku terus berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat sebagai langkah pemulihan usai diterjang banjir besar pada 26 November 2026.
“Kita sudah alokasikan Rp 80 miliar, mudah-mudahan ada pertolongan lagi dari Pusat. Begitu juga komitmen dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang terus membantu kita semua,” kata Mualem.
Mualem menyampaikan hal itu di sela-sela pertemuan dengan Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla atau JK, yang datang langsung meninjau lokasi terdampak banjir besar di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin, 12 Januari 2026.
“Apa yang dikehendaki masyarakat insya Allah akan kita penuhi. Seluruh bantuan kita benahi ke pelosok-pelosok terpencil,” ujarnya.
Hingga saat ini, kata Mualem, masih ada sejumlah titik kondisi cukup parah dan sulit diakses. Seperti, Kecamatan Peureulak dan Lokop (Serbajadi) Kabupaten Aceh Timur. Selanjutnya, Gampong Gunci di Aceh Utara dan sejumlah gampong di Aceh Tamiang.
Menurut Mualem, akses ke sana kondisi jalan dan jembatan belum memadai.
”Semua butuh proses tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu, dana, kesabaran serta lainnya,” tutur Mualem.
Reporter : Saipul Ismail SF


