Aceh Utara – bidikterkin.com -| Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meresmikan dimulainya pembangunan dan rehabilitasi 15 unit jembatan di beberapa titik strategis pada April 2026. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan akses pedalaman dan meningkatkan konektivitas antar desa.
Dinas PUPR Aceh Utara telah mengusulkan paket pekerjaan peningkatan jalan dan jembatan di beberapa kecamatan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian. Salah satu contoh adalah perbaikan jembatan di depan Puskesmas Syamtalira Bayu, yang merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
Ditjen Bina Marga telah melakukan tinjauan langsung untuk memastikan pekerjaan konstruksi permanen di wilayah terdampak bencana di Aceh, termasuk Aceh Utara, berjalan sesuai target dan akan diselesaikan pada pertengahan tahun 2026.
Namun, ketika dikonfirmasi via WhatsApp, Kabid Bina Marga Aceh Utara, Bapak Muhammdad, mengatakan “saya tak tau mengenai hal tersebut pak”. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang koordinasi dan transparansi dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Program Kementerian PU melalui Ditjen Bina Marga juga membangun jembatan gantung untuk menghubungkan akses pedesaan dan memperlancar distribusi hasil pertanian. Meskipun ada percepatan, proyeksi awal tahun 2026 menunjukkan perlunya penyesuaian anggaran terkait pemangkasan dana transfer pusat (TKD) untuk perbaikan jalan.
Laporan: SF Kaperwil Liputan AcehÂ


