Close Menu
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam
  • Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5
  • Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”
  • Proyek Revitalisasi SD/SMP di Aceh Utara Diduga Tidak Transparan
  • Mantan Geusyik Lhok Pu’uk Dilaporkan ke Polres Aceh Utara atas Dugaan Penghinaan
  • Nasi yang Basi Digoreng Lagi: Character Assassination Terhadap Bupati Aceh Timur
  • Pupuk Bersubsidi Jenis Urea Merah Diturunkan dari Tronton ke Dam Truk Kuning di Lhoknibong, Aceh Timur: Ada Apa?
Facebook X (Twitter) Instagram
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
Demo
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
Home»OPINI»Tudingan Ketua PWI Aceh Besar, Jufrizal Alias Coy Wartawan Terhadap Oknum Wartawan Pemeras Dinilai Rekayasakan Opini Untuk Melindungi Oknum Pejabat Bermasalah
OPINI

Tudingan Ketua PWI Aceh Besar, Jufrizal Alias Coy Wartawan Terhadap Oknum Wartawan Pemeras Dinilai Rekayasakan Opini Untuk Melindungi Oknum Pejabat Bermasalah

AdminBy AdminDesember 21, 2025Tidak ada komentar100 Views
WhatsApp Facebook Email Twitter Telegram
Share
WhatsApp Facebook Telegram Twitter

ACEH BESAR – bidikterkini.com | sejumlah oknum pejabat di Aceh besar maraknya wacana tentang oknum “wartawan pemeras” yang Baru-baru muncul di belakangan, kini digulirkan ke ruang publik dinilai sebagai upaya sistematis membentuk opini untuk melemahkan pers investigasi sekaligus melindungi pejabat yang tersentuh pemberitaan kritis. Pola ini dianggap berbahaya karena menggeser substansi persoalan dari dugaan penyimpangan menjadi serangan personal terhadap wartawan.

Hal tersebut disampaikan Anwar, jurnalis dan pemerhati kebebasan pers, di Aceh Besar, Sabtu, 20 Desember 2025. Menurutnya, setiap kali pemberitaan berbasis dokumen resmi mulai menyinggung kepentingan tertentu, selalu muncul narasi tandingan yang menstigma wartawan sebagai pemeras. Ini pola lama. Ketika data dan fakta tak bisa dipatahkan, isu digeser.

Bukan klarifikasi substansi, tapi menyerang pembawanya. Kritik dianggap kriminal,” ujar Anwar.Ia menegaskan, tudingan pemerasan tanpa laporan hukum, bukti, dan proses etik yang jelas merupakan bentuk penggiringan opini yang merusak kemerdekaan pers.

Mekanisme koreksi sudah diatur undang-undang, melalui hak jawab, klarifikasi, atau pengaduan ke Dewan Pers, bukan dengan membangun stigma di ruang publik.

“Kalau ada pelanggaran etik, tempuh jalurnya. Melempar tuduhan ke media tanpa dasar justru mengintimidasi dan menyesatkan,” katanya.

Sorotan serupa disampaikan seorang wartawan investigasi yang meminta namanya disamarkan dengan Abi. Ia menyebut, serangan terhadap wartawan investigasi di Aceh Besar justru banyak datang dari kelompok “bodrek” yang bekerja di media tak jelas, bahkan menggunakan nama yang dibuat mirip dengan instansi aparat penegak hukum.

“Mereka tidak digaji oleh media, struktur redaksi tidak jelas, tapi bisa hidup mewah dan memiliki kekayaan berlimpah. Ini ironi besar,” ungkap Abi.

Menurut Abi, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius tentang sumber penghidupan dan kepentingan di balik serangan terhadap wartawan investigasi. “Pantas saja mereka sibuk menyerang wartawan lain. Rupanya ada gelap di balik terang, ” sindirnya.

Abi menilai, kelompok-kelompok tersebut kerap dijadikan alat untuk membentuk opini pembelaan terhadap pejabat bermasalah, dengan cara mendiskreditkan jurnalis yang bekerja berbasis dokumen dan data terbuka.

“Mereka tidak membantah data, tidak membantah dokumen. Yang diserang adalah reputasi wartawannya. Itu tanda ada kepentingan yang sedang dilindungi,” tegas Abi.

Anwar menambahkan, publik perlu lebih kritis membedakan antara pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial dan pihak-pihak yang hanya mengaku wartawan untuk kepentingan tertentu. Menurutnya, pers sejati bekerja untuk kepentingan publik, bukan menjadi tameng kekuasaan.

“Jika kritik terhadap pejabat selalu dibalas dengan tuduhan pemerasan, maka yang sedang diselamatkan bukan etika pers, melainkan kekuasaan yang tak mau diawasi,” ujarnya.

Keduanya sepakat, upaya membungkam pers investigasi dengan membangun opini negatif merupakan ancaman serius bagi demokrasi dan hak publik atas informasi. Kritik, kata mereka, seharusnya dijawab dengan data, transparansi, dan akuntabilitas, bukan dengan serangan

balik yang menyesatkan.

 

Reporter: Saipul Ismail SF Liputan Provinsi Aceh

Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
Admin
  • Website

Related Posts

Dr. H. Alimuddin Sampaikan Ucapan Idul Fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Maret 24, 2026

Aktivis Muda NTT Martinus Jaha Bara Tolak Keras Rencana Merumahkan 9.000 PPK di NTT

Maret 3, 2026

Pilkada Tidak Langsung: Efisiensi Anggaran atau Kemunduran Demokrasi?

Januari 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400

Dua bulan belum terima gaji, ratusan Petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup KOTA MAKASSAR (DLH) Rabu 11 FEBBUARI 2026

Februari 11, 2026388
Don't Miss
Breaking news

By AdminMei 14, 20260

Makassar – bidikterkini.com | Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H.,…

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026

Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”

Mei 13, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

DIRGAHAYU RI KE 80
Kategori
  • #POLDA Sulsel
  • ACEH
  • Aceh Besar
  • ACEH TIMUR
  • Aceh Utara
  • Artikel
  • Bakti Sosial
  • Banda Aceh
  • Bantaeng
  • BERITA
  • Berita Desa
  • Berita Viral
  • BPK RI
  • Breaking news
  • Deli Serdang
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Perhubungan Makassar
  • DINAS PERTANIAN
  • Disdik Kota Makassar
  • DPRD Makassar
  • DUNIA
  • HUKUM
  • Kabupaten Bone
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Maros
  • Karnaval
  • Kejati Sulsel
  • Kemendikbud RI
  • Kemenhumham Sulsel
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Mabes Polri
  • Medan
  • Media & Culture
  • Narkoba
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Ormas
  • Pemerintahan
  • Pemkab Jeneponto
  • Pemkab Maros
  • Pemkab Pangkep
  • Pemkab Pinrang
  • Pemkab Toraja Utara
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Pengadilan Negeri Niaga Makassar
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Polda Aceh Timur
  • Polda Sumut
  • POLITIK
  • Polres Bantaeng
  • Polres Bone
  • Polres Bulukumba
  • Polres Gowa
  • Polres Pare-pare
  • Polres Pelabuhan Makassar
  • Polres Pinrang
  • Polres Sinjai
  • Polrestabes Aceh Timur
  • Polrestabes Makassar
  • Polrestabes Medan
  • Polri
  • Pomala
  • PT. PELNI
  • PUPR Aceh Timur
  • Skincare
  • SOROTAN
  • Sulawesi Utara
  • Sumatra Utara
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • Uncategorized
PENERBIT
PENERBIT

PT. ICHIRO TRANS MULTIMEDIA
Alamat Redaksi : Jln. Labu 3 No. 45 wawandula kec. Towuti Kab.Luwuk Timur Sulawesi Selatan Tlp.08888707711

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Most Popular

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400
© 2026 Bidik Terkini by ASNUR.
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.