Close Menu
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel Desak Usut Tuntas Kematian Tahanan Polsek Kajang

Oktober 20, 2026

DPD AKPERSI Sulsel Desak Polda Minta Klarifikasi Terbuka dari FF dan RYK Demi Mencegah Konflik Sosial

Oktober 20, 2026

Kabid Hukum dan HAM SEMMI Sulsel Desak Polda Sulsel Fasilitasi Klarifikasi FF dan RYK, Cegah Polemik Meluas

Oktober 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel Desak Usut Tuntas Kematian Tahanan Polsek Kajang
  • DPD AKPERSI Sulsel Desak Polda Minta Klarifikasi Terbuka dari FF dan RYK Demi Mencegah Konflik Sosial
  • Kabid Hukum dan HAM SEMMI Sulsel Desak Polda Sulsel Fasilitasi Klarifikasi FF dan RYK, Cegah Polemik Meluas
  • PERAK Desak Kepolisian Tindaklanjuti Perseteruan RYK dan FF yang Ramai di Media Sosial
  • Forum Jurnalis Sulsel Bersatu Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel, Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
  • Inovasi Pendidikan SMAN 1 Pasangkayu untuk Mencetak Generasi Unggul
  • Konsisten Maju sebagai Ketua KNPI Bantaeng, Juswansar S.P., M.P. Usung Semangat Pemuda Maju dan Berkarya Nyata
  • Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama dan Pesantren di Beutong Ateuh Banggalang, Wujudkan Program “Polisi bersama masyarakat”
Facebook X (Twitter) Instagram
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
Beranda » Pilkada Tidak Langsung: Efisiensi Anggaran atau Kemunduran Demokrasi?
OPINI

Pilkada Tidak Langsung: Efisiensi Anggaran atau Kemunduran Demokrasi?

AdminBy AdminJanuari 11, 2026Tidak ada komentar87 Views
WhatsApp Facebook Email Twitter Telegram
Share
WhatsApp Facebook Telegram Twitter

Nasional – bidikterkini.com | Gagasan Pilkada yang dipilih oleh DPR dengan dalih efisiensi anggaran serta maraknya praktik politik uang di lapangan merupakan sesuatu yang wajar untuk dibahas dalam ruang diskusi publik. Realitas politik menunjukkan bahwa dalam sistem pemilihan langsung, biaya politik memang sangat mahal. Kondisi ini mendorong sebagian kandidat untuk menempuh jalan pintas melalui politik uang demi meraup suara. Akibatnya, kontestasi politik tidak lagi bertumpu pada adu ide dan gagasan, melainkan sekadar pertarungan isi tas. Debat kandidat pun sering kali hanya menjadi tontonan formalitas tanpa dampak substantif.

Namun demikian, pemilihan tidak langsung bukanlah solusi mutlak atas persoalan tersebut. Mengubah sistem dari pemilihan langsung ke tidak langsung tidak serta-merta menghilangkan praktik politik uang. Sebaliknya, sistem ini justru membuka ruang baru bagi lobi dan kompromi politik di balik pintu tertutup lebih elit, lebih senyap, dan semakin jauh dari pengawasan publik.

BACA:  HARI TANI NASIONAL: KETIKA PETANI MEMPERTAHANKAN TANAHNYA, MENGAPA JUSTru BERHADAPAN DENGAN HUKUM? 

Dengan kata lain, yang berubah hanyalah mekanisme, bukan substansi. Tujuan utama reformasi sistem yakni menciptakan pemimpin yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat belum tentu tercapai. Tidak ada jaminan bahwa kandidat yang dipilih oleh DPR tidak akan bermain politik uang. Bahkan, potensi politik balas budi justru semakin besar. Kepala daerah berisiko lebih mengutamakan kepentingan wakil rakyat dan partai politik yang memilihnya, ketimbang kepentingan masyarakat luas.

Jika pemilihan tidak langsung tetap dipaksakan untuk dijalankan, maka sudah semestinya syarat dan standar bagi anggota DPR juga ditinjau ulang secara serius. Terutama terkait standar pendidikan dan kapasitas intelektual. Idealnya, anggota DPRD kabupaten/kota minimal berpendidikan Sarjana (S1), DPRD provinsi minimal Magister (S2), dan DPR RI Doktor (S3). Selain itu, mereka wajib mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang disaksikan secara terbuka oleh masyarakat.

BACA:  Jaminan Gagal Panen Petani Enrekang: Siapa yang Berhak, Pak Bupati?

Mengapa standar pendidikan penting? Karena merekalah yang menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Mereka menyusun undang-undang dan menentukan arah kebijakan negara. Fungsi strategis ini menuntut kapasitas berpikir, kemampuan analisis, dan integritas intelektual—bukan sekadar kekuatan finansial.

Apakah standar pendidikan menjamin seseorang akan menjalankan tugasnya dengan baik? Tentu tidak sepenuhnya. Dan apakah mereka yang tidak berpendidikan tinggi pasti gagal menjalankan fungsinya? Juga tidak. Namun, pendidikan setidaknya dapat dijadikan standar awal untuk mengisi posisi-posisi strategis dalam penyelenggaraan negara.

Penolakan sebagian masyarakat terhadap pemilihan tidak langsung juga tidak bisa dianggap sekadar resistensi emosional. Ada kekhawatiran rasional bahwa perubahan ini bisa menjadi pintu masuk bagi agenda yang lebih besar. Bukan tidak mungkin, setelah kepala daerah dipilih oleh DPR, kelak muncul wacana bahwa Presiden pun tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, dengan alasan efisiensi anggaran yang sama.

BACA:  Jaringan Aneuk Syuhada Kota Langsa Gelar Seminar lewat Momentum Sumpah Pemuda

Apakah hal tersebut bisa terjadi? Sangat mungkin. Sebagian masyarakat sudah cukup khatam dengan pola-pola perubahan kebijakan yang dilakukan secara bertahap namun sistematis. Oleh karena itu, kewaspadaan publik bukanlah bentuk penolakan terhadap perubahan, melainkan upaya menjaga substansi demokrasi agar tidak terkikis atas nama efisiensi semata.

(*)

Views: 277
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
Admin
  • Website

Related Posts

HARI TANI NASIONAL: KETIKA PETANI MEMPERTAHANKAN TANAHNYA, MENGAPA JUSTru BERHADAPAN DENGAN HUKUM? 

September 26, 2026

Kebakaran Hutan di Enrekang: Saat Kelalaian dan Lemahnya Hukum Mengorbankan Warga

Agustus 28, 2026

Jaminan Gagal Panen Petani Enrekang: Siapa yang Berhak, Pak Bupati?

Agustus 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tenggara
Ucapan HUT RI ke *81
PARALEGAL BERSERTIFIKAT BPHN
Top Posts

ORMAS Elang Timur Indonesia Desak Kadisdik Copot Kepsek SMA Negeri 1 Makassar, Dugaan Ada Siswa Siluman SPMB

Juli 16, 2026150

OKNUM KADUS BUKET KARENG BERANI ANCAM WARTAWAN: “JANGAN SAMPAI PIHAK HUKUM DATANG KE RUMAHMU”

Juni 11, 202678

Kadus Arogan, Keuchik Menghindar, ‘Pak Cek’ MNS Diduga Intimidasi Wartawan bedikterkini.com

Juni 6, 202657

Warga Ereng-Ereng Bantaeng Tanam Pohon di Jalan Rusak, Kecewa Janji Pemkab

Juli 21, 2026135
Don't Miss
BERITA

Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel Desak Usut Tuntas Kematian Tahanan Polsek Kajang

By AdminOktober 20, 20260

Makassar – bidikterkinicom | Puluhan massa aksi menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel…

DPD AKPERSI Sulsel Desak Polda Minta Klarifikasi Terbuka dari FF dan RYK Demi Mencegah Konflik Sosial

Oktober 20, 2026

Kabid Hukum dan HAM SEMMI Sulsel Desak Polda Sulsel Fasilitasi Klarifikasi FF dan RYK, Cegah Polemik Meluas

Oktober 20, 2026

PERAK Desak Kepolisian Tindaklanjuti Perseteruan RYK dan FF yang Ramai di Media Sosial

Oktober 20, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Kategori
  • #POLDA Sulsel
  • ACEH
  • Aceh Besar
  • ACEH TIMUR
  • Aceh Utara
  • Artikel
  • Bakti Sosial
  • Banda Aceh
  • Bantaeng
  • BERITA
  • Berita Desa
  • Berita Viral
  • BPK RI
  • Breaking news
  • Deli Serdang
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Perhubungan Makassar
  • DINAS PERTANIAN
  • Disdik Kota Makassar
  • DPRD Makassar
  • DUNIA
  • HUKUM
  • Kabupaten Bone
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Maros
  • Karnaval
  • Kejati Sulsel
  • Kemendikbud RI
  • Kemenhumham Sulsel
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Mabes Polri
  • Makassar
  • Medan
  • Media & Culture
  • Narkoba
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Ormas
  • Pemerintahan
  • Pemkab Jeneponto
  • Pemkab Maros
  • Pemkab Pangkep
  • Pemkab Pinrang
  • Pemkab Toraja Utara
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Pengadilan Negeri Niaga Makassar
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Polda Aceh Timur
  • Polda Sumut
  • POLITIK
  • Polres Bantaeng
  • Polres Bone
  • Polres Bulukumba
  • Polres Gowa
  • Polres Pare-pare
  • Polres Pelabuhan Makassar
  • Polres Pinrang
  • Polres Sinjai
  • Polrestabes Aceh Timur
  • Polrestabes Makassar
  • Polrestabes Medan
  • Polri
  • Pomala
  • PT. PELNI
  • PUPR Aceh Timur
  • Skincare
  • SOROTAN
  • Sulawesi Utara
  • Sumatra Utara
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • Uncategorized
Arsip
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
  • Maret 2020
  • Januari 2020
PASANG IKLAN DISINI
PASANG IKLAN DISINI
PENERBIT
PENERBIT

PT. ICHIRO TRANS MULTIMEDIA
Alamat Redaksi : Jln. Labu 3 No. 45 wawandula kec. Towuti Kab.Luwuk Timur Sulawesi Selatan Tlp.08888707711

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel Desak Usut Tuntas Kematian Tahanan Polsek Kajang

Oktober 20, 2026

DPD AKPERSI Sulsel Desak Polda Minta Klarifikasi Terbuka dari FF dan RYK Demi Mencegah Konflik Sosial

Oktober 20, 2026

Kabid Hukum dan HAM SEMMI Sulsel Desak Polda Sulsel Fasilitasi Klarifikasi FF dan RYK, Cegah Polemik Meluas

Oktober 20, 2026
Most Popular

ORMAS Elang Timur Indonesia Desak Kadisdik Copot Kepsek SMA Negeri 1 Makassar, Dugaan Ada Siswa Siluman SPMB

Juli 16, 2026150

OKNUM KADUS BUKET KARENG BERANI ANCAM WARTAWAN: “JANGAN SAMPAI PIHAK HUKUM DATANG KE RUMAHMU”

Juni 11, 202678

Kadus Arogan, Keuchik Menghindar, ‘Pak Cek’ MNS Diduga Intimidasi Wartawan bedikterkini.com

Juni 6, 202657
© 2026 Bidik Terkini by ASNUR.
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.