Bantaeng – bidikterkini.com | Wawan Copel, Ketua Solidaritas Rakyat Sulawesi Selatan, membenarkan pamflet yang saat ini beredar luas di sejumlah grup WhatsApp, termasuk grup Kopi Panas dan Butta Toa. Ia menegaskan bahwa pamflet tersebut merupakan sikap resmi Solidaritas Rakyat Sul-Sel sebagai bentuk peringatan keras atas dugaan kembali beraktivitasnya mafia BBM jenis solar di Kabupaten Bantaeng.
“Pamflet yang beredar itu benar dan merupakan hasil pantauan serta laporan awal yang kami terima dari masyarakat. Saat ini kami sementara melakukan investigasi lebih mendalam terkait dugaan lokasi penimbunan BBM jenis solar bersubsidi, khususnya di wilayah Bissappu dan sekitarnya,” ujar Wawan Copel saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, Solidaritas Rakyat Sul-Sel juga tengah melakukan pendokumentasian lapangan dengan cara pengambilan gambar dan pengumpulan bukti di sejumlah SPBU/Pertamina, terutama terhadap aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen yang diduga kuat melanggar aturan.
“Kami sedang mengumpulkan data dan bukti-bukti lapangan, termasuk aktivitas pengambilan solar menggunakan jerigen di beberapa SPBU. Semua temuan ini nantinya akan kami buka secara terang kepada publik dan kami laporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.
Wawan Copel menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas dan tidak akan mentolerir praktik mafia BBM yang merugikan negara dan masyarakat kecil.
“Kami meminta aparat penegak hukum tidak menutup mata. Jika praktik ini dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin runtuh,” pungkasnya.
Sumber : Wawan Copel


