MAKASSAR, BIDIKTERKINI.COM | Keluhan terhadap pelayanan maskapai penerbangan Lion Air kembali mencuat. Seorang penumpang meluapkan kekecewaannya usai dilarang naik ke pesawat akibat terlambat hanya sekitar satu menit dari batas waktu keberangkatan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Padahal, menurut pengakuan penumpang, saat ia tiba di boarding gate, armada pesawat Lion Air yang hendak ditumpanginya masih terparkir di landasan dan belum lepas landas (take off).
Melihat posisi pesawat yang masih berada di darat, penumpang sempat memohon kebijakan kepada petugas di lapangan agar tetap diizinkan masuk. Namun, permohonan tersebut ditolak mentah-mentah dengan alasan boarding gate telah ditutup rapat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) maskapai.
Akibat penolakan yang dinilai kaku tersebut, penumpang terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli tiket penerbangan baru.
“Kami berharap pihak Lion Air bisa lebih bijaksana melihat kondisi di lapangan. Pesawat itu masih di darat dan belum lepas landas, tapi tidak ada toleransi sama sekali. Ini sangat merugikan kami secara finansial,” ujar penumpang dengan nada kecewa.
Prosedur Ketat vs Fleksibilitas Pelayanan
Di dunia penerbangan nasional, batasan waktu check-in hingga penutupan boarding gate memang menjadi aturan krusial demi menjaga keselamatan dan ketepatan waktu (On-Time Performance/OTP). Namun, ketatnya penerapan SOP tanpa memandangkan toleransi kondisi lapangan sering kali memicu benturan dengan kepuasan pelanggan.
Disisi lain Ketua PAC Ormas ELIT Kecamatan Tallo menegaskan.
“Perlu ada edukasi dan sosialisasi yang lebih gencar dari Lion Air kepada masyarakat,” tegas Kusnadi, S.Sos., Ketua Ormas Elit Kecamatan Tallo. “Banyak penumpang merasa dirugikan karena kurangnya pemahaman hingga harus membeli tiket kembali. Belum lagi masalah delay yang menyita waktu penumpang.”
Ia menambahkan bahwa kebijakan yang adil serta keterbukaan informasi dari maskapai merupakan kunci agar hak dan kewajiban para calon penumpang dapat terpenuhi secara seimbang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Lion Air belum memberikan konfirmasi atau keterangan resmi terkait insiden penolakan penumpang tersebut. Masyarakat kini menanti penjelasan terbuka dari Lion Air guna mendapatkan transparansi informasi mengenai batasan toleransi kebijakan keberangkatan mereka.
(Kusnadi/Ormas ELIT)



