Close Menu
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam
  • Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5
  • Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”
  • Proyek Revitalisasi SD/SMP di Aceh Utara Diduga Tidak Transparan
  • Mantan Geusyik Lhok Pu’uk Dilaporkan ke Polres Aceh Utara atas Dugaan Penghinaan
  • Nasi yang Basi Digoreng Lagi: Character Assassination Terhadap Bupati Aceh Timur
  • Pupuk Bersubsidi Jenis Urea Merah Diturunkan dari Tronton ke Dam Truk Kuning di Lhoknibong, Aceh Timur: Ada Apa?
Facebook X (Twitter) Instagram
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
Demo
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
Home»ACEH TIMUR»4 Bulan Pasca Banjir, Warga Seuneubok Saboh Masih Menunggu Bantuan
ACEH TIMUR

4 Bulan Pasca Banjir, Warga Seuneubok Saboh Masih Menunggu Bantuan

Syahril BidikBy Syahril BidikApril 6, 2026Tidak ada komentar38 Views
WhatsApp Facebook Email Twitter Telegram
Share
WhatsApp Facebook Telegram Twitter

ACEH TIMUR_BidikTerkinicom, warga Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, masih belum menerima bantuan yang memadai setelah 4 bulan pasca bencana banjir di wilayah tersebut. (Senin, 6 April 2026)

Bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat, maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur, bagi warga yang terdampak bencana alam di wilayah kecamatan Pante Bidari Desa Seuneubok Saboh, 183 warga yang rumahnya hancur akibat bencana alam, yang terjadi musibah banjir itu pada hari Kamis tanggal 27 November 2025.

Rumah-rumah warga banyak yang hancur, hilang, ada yang rusak berat, dan sebagian lagi rusak sedang. Setelah dilakukan pendataan, hasilnya yang keluar 183 warga yang layak menerima huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap). Dua hari kemudian, setelah dilakukan pendataan di desa, data warga dikirimkan ke kantor Camat Pante Bidari.

Ternyata, hasil yang keluar sangat berbeda dengan hasil pendataan di desa. Huntara yang dibangun cuma 49 unit hunian sementara yang dibangun di atas tanah warga masing-masing bagi yang mendapat rumah hunian sementara (huntara) yang dilengkapi dengan beberapa barang elektronik lainnya seperti kipas angin, kasur, tikar, karpet, dan kompor gas yang diberikan dari BNPB/BPBD.

Masih banyak warga lainnya yang belum mendapatkan bantuan seperti bantuan DTH atau rumah komunal, kepada 134 orang lagi warga desa yang masih membutuhkan bantuan untuk memulihkan kehidupan sehari-hari.

“Kami masih membutuhkan bantuan untuk memperbaiki rumah dan kami belum mendapatkan bantuan dari BNPB untuk kebutuhan sehari-hari,” kata salah satu warga, Seuneubok Saboh [Saifuddin Ismail alias Saipul].

Warga desa Seuneubok Saboh, tersebut mempertanyakan tentang bantuan (JADUP) yang disalurkan pada tahun 2026 tahap l awal, di salurkan kepada korban banjir di Aceh Timur yang dijanjikan pemerintah menurut informasi, di salurkan untuk data 25000 dua puluh lima ribu warga penerima tabap l awal yang diinput data dan difastilidasi (BPBD) kabupaten Aceh Timur untuk warga Seuneubok Saboh

Nama-nama calon penerima bantuan jadup, di tahap pertama ada 158 orang warga desa Seuneubok Saboh yang seharusnya menerima undangan (JADUP) awal tahap 1 ternyata di desa belum ada kejelasan sedikit pun dari perangkat desa maupun kepala desa. ungkap warga

“Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan bantuan (JADUP) Jaminan Jatah Hidup sementara itu warga bertanya ke perangkat bagaimana pak keuchik apakah kami menerima bantuan atau tidak,” kata salah satu warga (inisial Z & K,) kepada awak media ini.

Yang lebih mengejutkannya, lagi nama
Desa Seuneubok Saboh tidak masuk dalam data 25000 ribu warga penerima bantuan (JADUP) dari Kemensos RI, sehingga warga merasa tidak ada kepastian sampai saat ini dari kepala desa tentang bantuan (JADUP) yang disalurkan Menteri Sosial untuk korban yang rusak berat imbuhnya lagi kapan mereka menerima undangan bantuan (JADUP)

Pasalnya salah satu, Pemuda Pemerhatian Kebijakan, Masyarakat Gampong (Saifuddin Ismail alias Saipul SF) perwakilan dari warga penerima bantuan menanyakan lagi ke pada Pak Keuchik Seuneubok Saboh, sayangnya jawaban dari Pak Keuchik “data warga Seuneubok Saboh tidak diambil oleh BPBD” Kata Pak Keuchik,

Sebelumnya, Saipul SF, pada tanggal 30 Maret 2026, perwakilan warga Desa Seuneubok Saboh pernah menghubungi Camat Pante Bidari, Darkasyi SE, menanyakan soal data warga penerima bantuan (JADUP) jawaban dari Camat”data warga korban yang di kasih oleh pihak desa atau dikirim ke Kecamatan, dari Kecamatan sudah diteruskan juga ke Kabupaten, untuk informasi selanjutnya itu tolong tanyakan ke Kadis Sosial”.kata Camat Pante Bidari

Tidak Hanya di situ perwakilan dari warga Seuneubok Saboh, (SF) mencoba lagi untuk menghubungi, Ibu Saharini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur, namun ibu Kadis Sosial, menjawab dengan penuh ikhlas mengenai data warga responnya sangat baik jawaban beliau adalah “coba adek tanyakan lagi sama “Pak Keuchik, agar di pastikan masuk data ke BPBD Aceh Timur, penerima bantuan (JADUP) pada penyaluran tahap 1 data warga Seuneubok Saboh, masuk dalam data 25000 ribu, soalnya itu data tahap 1 yang pertama diusulkan oleh Bupati”.

Setelah itu ada warga yang berinisial Z juga pernah menghubungi Kaur Pembangunan, Muzakir Walat, lewat via telpon WhatsApp menanyakan hal yang sama namun jawaban dari Pak kaur adalah kita “tidak menerima bantuan (JADUP) karena belum turun tim dari BNPB dan BPBD, maka tidak dapat bantuan JADUP dan tidak ada undangan”.

Wakil Menteri Pemberdayaan Kelompok Perempuan dan Anak, Ibu Veronika, pernah turun dan mengunjungi lansung desa Seuneubok Saboh, setelah kunjungan wamen Veronika datang, bantuan juga maraknya hilang

Masyarakat diterima “Wamen datang, namun bantuan pun maraknya hilang,” kata salah satu warga.

Wamen Veronica Pemberdayaan kelompok perempuan dan anak turun langsung ke desa Seuneubok Saboh, Wamen Veronika datang penerima bantuan maraknya, di hilangkan, ada apa sebenarnya..??

Sampai saat ini, sejumlah warga di desa Seuneubok Saboh masih menunggu kejelasan dari perangkat desa mengenai data penerima bantuan JADUP yang mereka butuhkan. Saat dikonfirmasi, kepala desa maupun perangkat lainnya tidak ada satu pun yang memberikan jawaban yang jelas kepada masyarakat [nama warga/nama perangkat desa].

Laporan: Reporter BidikTerkinicom Saipul Ismail SF Jurnalis

Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
Syahril Bidik
  • Website

Related Posts

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Proyek Revitalisasi SD/SMP di Aceh Utara Diduga Tidak Transparan

Mei 13, 2026

Bantuan Kemanusiaan 1 Juta Rupiah untuk Warga Seuneubok Saboh, Harapan Masyarakat Terpenuhi

April 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400

Dua bulan belum terima gaji, ratusan Petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup KOTA MAKASSAR (DLH) Rabu 11 FEBBUARI 2026

Februari 11, 2026388
Don't Miss
Breaking news

By AdminMei 14, 20260

Makassar – bidikterkini.com | Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H.,…

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026

Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”

Mei 13, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

DIRGAHAYU RI KE 80
Kategori
  • #POLDA Sulsel
  • ACEH
  • Aceh Besar
  • ACEH TIMUR
  • Aceh Utara
  • Artikel
  • Bakti Sosial
  • Banda Aceh
  • Bantaeng
  • BERITA
  • Berita Desa
  • Berita Viral
  • BPK RI
  • Breaking news
  • Deli Serdang
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Perhubungan Makassar
  • DINAS PERTANIAN
  • Disdik Kota Makassar
  • DPRD Makassar
  • DUNIA
  • HUKUM
  • Kabupaten Bone
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Maros
  • Karnaval
  • Kejati Sulsel
  • Kemendikbud RI
  • Kemenhumham Sulsel
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Mabes Polri
  • Medan
  • Media & Culture
  • Narkoba
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Ormas
  • Pemerintahan
  • Pemkab Jeneponto
  • Pemkab Maros
  • Pemkab Pangkep
  • Pemkab Pinrang
  • Pemkab Toraja Utara
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Pengadilan Negeri Niaga Makassar
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Polda Aceh Timur
  • Polda Sumut
  • POLITIK
  • Polres Bantaeng
  • Polres Bone
  • Polres Bulukumba
  • Polres Gowa
  • Polres Pare-pare
  • Polres Pelabuhan Makassar
  • Polres Pinrang
  • Polres Sinjai
  • Polrestabes Aceh Timur
  • Polrestabes Makassar
  • Polrestabes Medan
  • Polri
  • Pomala
  • PT. PELNI
  • PUPR Aceh Timur
  • Skincare
  • SOROTAN
  • Sulawesi Utara
  • Sumatra Utara
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • Uncategorized
PENERBIT
PENERBIT

PT. ICHIRO TRANS MULTIMEDIA
Alamat Redaksi : Jln. Labu 3 No. 45 wawandula kec. Towuti Kab.Luwuk Timur Sulawesi Selatan Tlp.08888707711

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Most Popular

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400
© 2026 Bidik Terkini by ASNUR.
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.