
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- LAPAS LHOKSUKON PERKUAT PENGAMANAN FISIK DAN PERANKAN TAMPING, JAMIN KONDUSIFITAS LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
- Dugaan Permainan Calo Bantuan UMKM Aceh Timur: Warga Seuneubok Saboh Desak Inspektorat Turun Tangan
- Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
- BAKORNAS LKBHMI PB HMI LAYANGKAN SOMASI TERBUKA, DESAK PERTANGGUNGJAWABAN ATAS DUGAAN PENUTUPAN UMKM LOKSEM JP 33
- Dua Tahun Prabowo–Gibran: Apresiasi Capaian dan Catatan Evaluasi untuk Keadilan Sosial
- HOS Tjokroaminoto dan Cita-Cita Mulia Masa Depan Indonesia: Warisan yang Tak Boleh Dilupakan Penguasa
- PB SEMMI INSTRUKSIKAN KONSOLIDASI NASIONAL: EVALUASI TOTAL 2 TAHUN PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN ADALAH KEHARUSAN KONSTITUSIONAL
- DUA TAHUN PRABOWO–GIBRAN, GARIS INDONESIA LAYANGKAN RAPOR MERAH: PENDIDIKAN, DEMOKRASI, ENERGI, LINGKUNGAN, DAN MBG DISOROTI
Penulis: Admin
Palopo – bidikterkini.com | Polemik eksekusi pengosongan Platinum Hotel terus menguat. Tim kuasa hukum Jusman Sabir, SH., MH., yang mewakili Hj. Nunu, kembali menegaskan bahwa eksekusi yang dilakukan dinilai cacat hukum, non-eksekutabel, dan sarat kejanggalan karena dilaksanakan tanpa putusan inkrah. Padahal perkara terkait masih berproses di Pengadilan Negeri Palopo melalui perkara No. 23/Pdt.G/2025/PN.Plp. Menurut Jusman Sabir, selama belum ada putusan berkekuatan hukum tetap, maka risalah lelang yang dimohonkan pemenang lelang berstatus quo dan tidak sah untuk dieksekusi. Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Kejanggalan Eksekusi Tim kuasa hukum mengungkap sejumlah pelanggaran mendasar yang dilakukan dalam pelaksanaan eksekusi, antara lain: Pengadilan Negeri Palopo…
Bantaeng – bidikterkini.com | Pemerintah Desa Ulugalung kembali menunjukkan partisipasi aktifnya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bantaeng (HJB) ke-771. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ulugalung, Haleko HB, rombongan Pemdes Ulugalung mengikuti Pawai Deville yang digelar sebagai salah satu rangkaian acara perayaan HJB. Haleko HB menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemdes Ulugalung dalam pawai ini adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan semangat kebersamaan masyarakat Bantaeng. Ia menekankan bahwa momentum HJB bukan hanya seremonial, tetapi juga ajang memperkuat identitas budaya serta mendorong semangat pembangunan di setiap desa. “Partisipasi kami di Pawai Deville adalah simbol bahwa Desa Ulugalung siap berkontribusi menjaga tradisi sekaligus ikut…
Bantaeng – bidikterkini.com | Muh. Gunawan, yang lebih akrab disapa Wawan Copel, pemuda asal Kabupaten Bantaeng yang selama ini aktif di lembaga pergerakan dan konsisten menyuarakan suara rakyat kecil, kembali angkat bicara di momentum Hari Jadi Kabupaten Bantaeng—Butta Toa, tanah bersejarah yang seharusnya menjadi kebanggaan, bukan sekadar seremonial tahunan. Menurut Wawan Copel, Hari Jadi Bantaeng bukan hanya tentang panggung megah, spanduk besar, dan pesta hiburan, tetapi tentang melihat kembali apa yang sudah – atau justru belum – dikerjakan pemerintah untuk rakyatnya. “Bantaeng ini tua dari segi sejarah, tapi jangan sampai tua juga dari kinerja pemerintahnya. Kita tidak butuh seremoni mewah…
NTT- Kupang – bidikterkini.com | Di tanah Timor bagian barat, khususnya di Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang NTT, Natal selalu menjadi panggung penting bagi Atoin Pah Meto, manusia penghuni tanah kering untuk merayakan iman, budaya, dan kebersamaan yang telah mengakar sejak zaman para leluhur. Tetapi memasuki Natal 2025, perayaan itu menghadapi dilema baru bagaimana menjaga roh budaya di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang makin mendominasi ruang hidup masyarakat? Bagi Atoin Pah Meto, budaya bukan sekadar warisan, ia adalah identitas. Nilai-nilai seperti naet, monef, dan naketi telah membentuk karakter masyarakatnya, menghormati orang tua, menjaga hubungan keluarga besar, serta hidup…
BANTAENG — bidikterkini.com | Front Pemuda Advokasi Masyarakat (FPAM) menyoroti keras penanganan mitigasi banjir Pemerintah Kabupaten Bantaeng setelah wilayah tersebut kembali terendam banjir besar pada 30 November 2025. Bagi FPAM, banjir ini bukan sekadar musibah, melainkan alarm kegagalan pemerintah karena hanya dalam kurun waktu lima bulan, Bantaeng mengalami dua kali banjir besar — setelah sebelumnya dihantam banjir bandang pada 5 Juli 2025. Ketua Umum FPAM, Misbah, menegaskan bahwa dua peristiwa banjir besar dalam periode pendek menunjukkan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Uji Nurdin gagal menyiapkan sistem pencegahan dan mitigasi yang memadai. “Bantaeng tenggelam dua kali hanya dalam waktu…
Makassar — bidikterkini.com | Polemik hukum di Desa Gantarang kembali memasuki fase paling genting. Unggahan provokatif di media sosial, yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa Gantarang, memancing gelombang kemarahan publik dan komunitas aktivis. Sikap tersebut bukan hanya menciptakan kegaduhan baru, tetapi juga mempertegas gambaran kepemimpinan Pemerintah Desa Gantarang yang penuh tindakan intimidatif. Dari sikap yang ditunjukkan sang kades, tampak jelas adanya kecenderungan meremehkan suara publik, seakan mengukuhkan bahwa kultur kepemimpinan di desa tersebut jauh dari nilai etika dan keteladanan. “Kami berharap baik Pemerintah Setempat maupun aparat penegak hukum tetap teguh patuh pada regulasi yang berlaku tanpa memandang jabatan atau…
Bantaeng – bidikterkini.com | 1 desember 2025 Banjir yang kembali menghantam Kabupaten Bantaeng menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Situasi ini memicu reaksi tajam dari Wawan Copel, Bendahara Umum Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) sekaligus Demisioner Ketua SEMMI Cabang Bantaeng 2023–2024. Ia menilai bahwa pemerintah telah gagal membaca, mengelola, dan mengantisipasi ancaman bencana yang sebenarnya sudah berulang bertahun-tahun. Menurut Wawan, banjir yang terus menerjang tidak terjadi begitu saja. Baginya, ini adalah akumulasi dari kelalaian, lemahnya visi ekologis, hingga buruknya pengawasan tata ruang di Bantaeng. Ia menyebut bahwa pemerintah terlalu sibuk membungkus Bantaeng dengan pencitraan, sementara warga justru berkali-kali terendam…
Banteng – bidikterkini.com | Banjir yang kembali melumpuhkan Kabupaten Bantaeng menjadi bukti telanjang bahwa pemerintah daerah gagal total dalam mengantisipasi bencana yang seharusnya sudah bisa diprediksi sejak lama. Setiap kali hujan turun, warga kembali dibuat was-was, rumah terendam, dan aktivitas lumpuh—sementara pemerintah hanya hadir setelah situasi memburuk. Alif, Ketua Cabang Balla Tujua Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB Raya), secara tegas menyebut bahwa pemerintah daerah selama ini bekerja tanpa arah dan tanpa urgensi. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk terus terkejut dengan banjir yang berulang, karena kondisi ini sudah menjadi pola tahunan. “Ini bukan lagi tanda ketidakseriusan—ini adalah kegagalan…
Makassar – bidikterkini.com | Pemilihan langsung Ketua RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) yang akan dilaksanakan, memiliki nilai penting sebagai pembelajaran demokrasi di tingkat paling bawah dalam struktur pemerintahan Indonesia. Meskipun bukan bagian dari sistem politik formal seperti pemilu legislatif atau eksekutif, proses ini mengandung prinsip-prinsip dasar demokrasi yang bisa menjadi fondasi kuat bagi partisipasi warga dalam berdemokrasi. Beberapa alasan mengapa pemilihan langsung Ketua RT/RW penting sebagai pembelajaran demokrasi: 1.Partisipasi Langsung Warga Warga diberi kesempatan untuk memilih langsung wakil mereka, memilih calon terbaik berdasarkan kriteria seperti kejujuran, kemampuan memimpin, dan kepedulian sosial bukan berdasarkan afiliasi politik. 2.Transparansi dan Akuntabilitas…
Takalar -bidikterkini.com | Polemik terkait meninggalnya seorang pasien asma bernama Hasniah Dg. Ngai di RSUD Padjonga Dg. Ngalle viral perhatian di publik. Dugaan kelalaian, seperti kehabisan oksigen hingga lambatnya respons petugas, sebelumnya mencuat setelah disampaikan pihak keluarga. Menanggapi hal tersebut, manajemen RSUD Padjonga Dg. Ngalle memberikan klarifikasi resmi.Direktur RSUD, dr. Ruslan, menegaskan bahwa semua tuduhan atas kelalaian itu tidak benar karena pelayanan medis terhadap pasien telah dilakukan sesuai prosedur. Menurut dr. Ruslan, sejak pertama kali masuk hingga dinyatakan meninggal dunia, petugas tidak pernah meninggalkan area Instalasi Gawat Darurat (IGD). Seluruh kebutuhan oksigen di ruang IGD dipasok melalui sistem oksigen sentral…
