Close Menu
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam
  • Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5
  • Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”
  • Proyek Revitalisasi SD/SMP di Aceh Utara Diduga Tidak Transparan
  • Mantan Geusyik Lhok Pu’uk Dilaporkan ke Polres Aceh Utara atas Dugaan Penghinaan
  • Nasi yang Basi Digoreng Lagi: Character Assassination Terhadap Bupati Aceh Timur
  • Pupuk Bersubsidi Jenis Urea Merah Diturunkan dari Tronton ke Dam Truk Kuning di Lhoknibong, Aceh Timur: Ada Apa?
Facebook X (Twitter) Instagram
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
Demo
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
BIDIK TERKINIBIDIK TERKINI
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • Pemerintahan
  • Polri
  • SOROTAN
Home»ACEH»Garang ke Rakyat, Lembek ke Kepentingan Asing: TNI dalam Krisis Moral
ACEH

Garang ke Rakyat, Lembek ke Kepentingan Asing: TNI dalam Krisis Moral

AdminBy AdminDesember 28, 2025Tidak ada komentar126 Views
WhatsApp Facebook Email Twitter Telegram
Share
WhatsApp Facebook Telegram Twitter

Aceh – bidikterkini.com | Perilaku oknum TNI yang beringas terhadap rakyat sipil di Indonesia, terutama di Aceh, menunjukkan adanya kerusakan etika dan disiplin internal. Kasus-kasus seperti penganiayaan dan pembunuhan terhadap Imam Masykur di Jakarta, maupun Hasfiani alias Imam di Aceh Utara, bukan sekadar insiden sesaat, melainkan bagian dari pola yang berulang.

Kekerasan terhadap rakyat Aceh tidak muncul karena pelanggaran hukum. Dalam kasus konvoi Bendera Bulan Bintang, peserta yang sah secara hukum dihadang dan diintimidasi, bahkan mengalami penganiayaan fisik. Hal ini menunjukkan dendam historis masih tersimpan di beberapa oknum TNI dan memengaruhi cara aparat menegakkan hukum.

Paradoks perilaku TNI terlihat jelas ketika menghadapi kepentingan asing atau perusahaan besar. Saat puluhan WN Cina menyerang personel TNI di tambang emas Ketapang, Kalimantan Barat, aparat memilih menahan diri dan meredam eskalasi, padahal situasi bisa berbahaya. Sikap ini berbeda jauh dibandingkan dengan perlakuan terhadap rakyat sendiri, yang kerap dihadapi dengan kekerasan.

Lebih jauh, ada indikasi keterlibatan oknum TNI dalam membekingi perusahaan sawit dan tambang ilegal yang merusak hutan dan lingkungan. Perusahaan-perusahaan ini menyebabkan banjir bandang, merusak fasilitas publik, dan merugikan rakyat. Aparat seharusnya menjadi pelindung masyarakat dan alam, tetapi ada oknum yang membiarkan atau bahkan melindungi kepentingan bisnis agar proyek tetap berjalan. Pola ini memperlihatkan garang pada rakyat, lembut pada kepentingan asing dan bisnis, jauh dari profesionalisme yang seharusnya dijalankan.

Data dari berbagai laporan menunjukkan puluhan insiden kekerasan oknum TNI setiap tahun, dengan korban luka maupun tewas. Banyak kasus diproses internal militer sehingga publik sulit mengawasi. Fakta-fakta ini menunjukkan kerusakan struktural dan moral di tubuh TNI: disiplin lemah, kontrol etika tidak berjalan, dan dendam historis masih memengaruhi tindakan oknum.

Reformasi TNI menjadi kebutuhan mendesak. Aparat harus menegakkan hukum tanpa pilih kasih, menghentikan kekerasan terhadap rakyat, dan menghentikan praktik membekingi perusahaan yang merusak lingkungan. Rakyat berhak hidup aman dan terlindungi. Negara yang kuat bukan diukur dari seberapa garang aparat menghadapi rakyatnya sendiri, tetapi dari kemampuan menegakkan hukum dengan adil dan menjaga kedaulatan tanpa mengorbankan warganya maupun lingkungan hidup.

Reporter Saipul SF

Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
Admin
  • Website

Related Posts

Dosen Aceh Timur Sebut Penyebar Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky Sebagai Disinformasi Terorganisir

April 29, 2026

Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Rakyat

April 26, 2026

DESA SEUNEUBOK SABOH TERJERAT KONTROVERSI: Data Bantuan Banjir Tak Kunjung Dipublikasikan

April 26, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400

Dua bulan belum terima gaji, ratusan Petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup KOTA MAKASSAR (DLH) Rabu 11 FEBBUARI 2026

Februari 11, 2026388
Don't Miss
Breaking news

By AdminMei 14, 20260

Makassar – bidikterkini.com | Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H.,…

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026

Rehabilitasi 15 Jembatan di Aceh Utara, Kabid Bina Marga “Tak Tau”

Mei 13, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

DIRGAHAYU RI KE 80
Kategori
  • #POLDA Sulsel
  • ACEH
  • Aceh Besar
  • ACEH TIMUR
  • Aceh Utara
  • Artikel
  • Bakti Sosial
  • Banda Aceh
  • Bantaeng
  • BERITA
  • Berita Desa
  • Berita Viral
  • BPK RI
  • Breaking news
  • Deli Serdang
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Perhubungan Makassar
  • DINAS PERTANIAN
  • Disdik Kota Makassar
  • DPRD Makassar
  • DUNIA
  • HUKUM
  • Kabupaten Bone
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Maros
  • Karnaval
  • Kejati Sulsel
  • Kemendikbud RI
  • Kemenhumham Sulsel
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Mabes Polri
  • Medan
  • Media & Culture
  • Narkoba
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Ormas
  • Pemerintahan
  • Pemkab Jeneponto
  • Pemkab Maros
  • Pemkab Pangkep
  • Pemkab Pinrang
  • Pemkab Toraja Utara
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Pengadilan Negeri Niaga Makassar
  • PERISTIWA
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Polda Aceh Timur
  • Polda Sumut
  • POLITIK
  • Polres Bantaeng
  • Polres Bone
  • Polres Bulukumba
  • Polres Gowa
  • Polres Pare-pare
  • Polres Pelabuhan Makassar
  • Polres Pinrang
  • Polres Sinjai
  • Polrestabes Aceh Timur
  • Polrestabes Makassar
  • Polrestabes Medan
  • Polri
  • Pomala
  • PT. PELNI
  • PUPR Aceh Timur
  • Skincare
  • SOROTAN
  • Sulawesi Utara
  • Sumatra Utara
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • Uncategorized
PENERBIT
PENERBIT

PT. ICHIRO TRANS MULTIMEDIA
Alamat Redaksi : Jln. Labu 3 No. 45 wawandula kec. Towuti Kab.Luwuk Timur Sulawesi Selatan Tlp.08888707711

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Mei 14, 2026

Bibit Nanas Rp. 60 Milyar Disorot, BOM SUL-SEL: Kejati Sulsel Jangan Diam

Mei 13, 2026

Gudang Farmasi di Dg. Tata Viral, di Duga Langgar Perda & Pelihara B2, KPPM: Pak Wali Jangan Cuma Gusur PK5

Mei 13, 2026
Most Popular

MAHADIPA dan Tim Gabungan Temukan Korban Kedua di Gunung Bulusaraung

Januari 20, 2026522

Dugaan Makelar Proyek di PDAM Bantaeng, HPMB 1952 Minta Klarifikasi

Januari 11, 2026442

Buka Puasa Pilih-Pilih Wartawan, PHE NSO Dihujani Kritik: Polda Aceh Diminta Audit Anggaran Publikasi Ratusan Juta.

Maret 11, 2026400
© 2026 Bidik Terkini by ASNUR.
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.