Penulis: Saifuddin Ismail – bidikterkini.com
ACEH UTARA – bidikterkini.com | Upaya awak media untuk mengonfirmasi perkembangan proyek revitalisasi sekolah di SMP Negeri 6 Baktiya berujung pada kesalahpahaman. Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Baktiya, Khaidir, S.Pd., dinilai kurang kooperatif dan diduga melontarkan kata-kata bernada tinggi saat dimintai keterangan oleh Koordinator Liputan Media Bidikterkini.com terkait penggunaan anggaran APBN Tahun 2026 senilai Rp3,6 miliar.
Peristiwa tersebut terjadi saat awak media mencoba mengonfirmasi perkembangan pekerjaan fisik serta realisasi penyaluran dana tahap pertama yang dicairkan pada periode April–Mei 2026. Namun, saat dimintai keterangan untuk transparansi publik, pihak kepala sekolah merespons dengan emosional dan menyatakan keberatan atas rencana pemberitaan tersebut.
Selain menolak untuk diwawancarai lebih lanjut, oknum kepala sekolah tersebut diduga mengeluarkan ucapan yang dinilai tidak pantas kepada awak media yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
Pentingnya Transparansi Publik dan Fungsi Kontrol Sosial
Sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, pers memiliki fungsi kontrol sosial dan hak untuk mencari, memperoleh, serta menyebarluaskan informasi demi kepentingan publik. Pemberitaan mengenai penggunaan anggaran negara pada sektor pendidikan sejatinya merupakan bagian dari pemenuhan hak masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Sikap emosional yang ditunjukkan oleh pihak sekolah di hadapan jurnalis disayangkan oleh pihak redaksi, karena berpotensi menghambat pemenuhan hak informasi publik.
“Kami turun ke lapangan murni untuk menjalankan tugas jurnalistik secara profesional guna menyampaikan informasi yang menjadi hak rakyat. Kami hanya meminta kejelasan terkait realisasi uang negara untuk fasilitas pendidikan. Sangat disayangkan jika respons yang diterima justru berupa tindakan emosional,” ujar pihak redaksi Bidikterkini.com.
Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Baktiya belum memberikan klarifikasi resmi maupun tanggapan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Redaksi Bidikterkini.com menyatakan akan tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak sekolah dan terus mengawal perkembangan proyek revitalisasi ini melalui jalur komunikasi yang prosedural.
Laporan: Saifuddin Ismail – Bidikterkini.com


