Aceh Timur — bidikterkini.com | Kegiatan Perkemahan Pramuka Penggalang SMP se-Kabupaten Aceh Timur tahun 2026 menjadi sorotan menyusul adanya dukungan anggaran mencapai Rp200 juta bersumber dari APBK serta keberadaan tenda bertuliskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di lokasi kegiatan, Sabtu (24/10).
Perkemahan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Peudawa, Kecamatan Peudawa, tersebut diikuti sekitar 180 peserta didik dari berbagai sekolah. Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, yang juga menjabat Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Aceh Timur.
Besaran anggaran kegiatan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka, terutama mengenai rincian penggunaan serta mekanisme pertanggungjawabannya. Publik juga perlu mengetahui apakah dana kegiatan perkemahan tersebut murni bersumber dari APBK, atau ada juga dari hibah, Dana BOS, patungan peserta, maupun bentuk pembiayaan lainnya.
Selain itu, keberadaan tenda berlogo BNPB memerlukan klarifikasi mengenai asal-usul dan status penggunaannya — apakah tenda merupakan fasilitas pinjaman resmi, bantuan, atau disewa dari pihak terkait. Keberadaan tenda tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran, namun penjelasan dari pihak penyelenggara dan instansi terkait diperlukan untuk menghindari spekulasi di tengah masyarakat.
Pengelolaan anggaran kegiatan harus mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai sumber pendanaannya. Transparansi menjadi penting agar penggunaan uang publik dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Masyarakat berharap pihak penyelenggara memberikan penjelasan lengkap mengenai anggaran Rp200 juta tersebut, termasuk rincian belanja dan status fasilitas yang digunakan. Keberhasilan kegiatan Pramuka tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaannya, tetapi juga dari manfaat pendidikan bagi peserta serta keterbukaan dalam mempertanggungjawabkan anggaran, guna mencegah adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Suhaimi, S.Pd., MM., menyatakan bahwa anggaran kegiatan perkemahan pramuka Penggalang SMP seluruhnya sebesar Rp200 juta bersumber dari APBK Aceh Timur Tahun Anggaran 2026. Terkait tenda berlogo BNPB yang berdiri di lokasi kegiatan, Suhaimi menjelaskan bahwa fasilitas tersebut disediakan untuk kebutuhan panitia, peserta, dan keperluan lainnya dengan status disewa.
Penulis: Saiful Ismail SF


