ACEH TIMUR, BIDIKTERKINI.COM | Pengelolaan anggaran publikasi kegiatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 di wilayah binaan Korwil Pendidikan Simpang Ulim, Aceh Timur, menjadi sorotan. Hal ini terjadi setelah jurnalis mengajukan konfirmasi mengenai kejelasan biaya liputan perayaan tersebut.
Pertanyaan terkait keterbukaan informasi disampaikan kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pante Bidari, Munawir, yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Buket Bata. Munawir menaungi wilayah kerja yang mencakup tiga kecamatan, yakni Simpang Ulim, Madat, dan Pante Bidari.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp pada Selasa (18/8/2026), oleh awak media bidikterkini.com terkait kejelasan biaya publikasi liputan peringatan HUT kemerdekaan RI ke-81, Munawir justru menyampaikan ketidaksukaannya terhadap keberadaan wartawan.
“Kami kurang senang dengan media atau wartawan. Seolah-olah orang media itu ada utang sama kita,” ujar Munawir.
Selain itu, ia juga menambahkan kalimat dalam bahasa daerah.
“Ilong kon droe neuh mantong long turi wartawan,” tutur Munawir, yang jika diterjemahkan berarti: “Bukan kamu saja wartawan yang saya kenal.”
Dorongan Transparansi Informasi Publik
Sikap keberatan yang disampaikan pimpinan K3S tersebut memicu tanggapan dari publik. Sebagai pejabat di lingkungan pendidikan yang mengelola anggaran perayaan hari besar, masyarakat berharap ada kejelasan terkait penggunaan dana kegiatan di tiga kecamatan tersebut.
Keterbukaan informasi dinilai penting agar seluruh proses penganggaran—termasuk alokasi publikasi media—berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur. Kerja sama antara lembaga pendidikan dan media diharapkan terjalin sebagai wujud kontrol sosial demi kepentingan publik.
Masyarakat mengimbau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur untuk melihat persoalan ini secara objektif guna memastikan tata kelola informasi publik di wilayah tersebut tetap terbuka.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak K3S maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur demi menyajikan informasi yang berimbang.

