MAKASSAR – bidikiterkini.com | 17 AGUSTUS 2026 — Gerakan Rakyat Intelektual Sulawesi Selatan Indonesia (GARIS Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Fly Over Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.
Aksi tersebut mengangkat tema utama “Perjuangkan Kemerdekaan Rakyat Sepenuhnya”. GARIS Indonesia menilai momentum kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan, tetapi juga harus menjadi refleksi atas sejauh mana negara mampu menghadirkan keadilan sosial, kepastian hukum, kesejahteraan, perlindungan terhadap rakyat kecil, serta pemenuhan hak-hak dasar seluruh masyarakat Indonesia.
GARIS Indonesia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum evaluasi nasional terhadap sejauh mana negara telah menjalankan amanat konstitusi dalam menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurut GARIS Indonesia, kemerdekaan yang sesungguhnya harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat miskin kota, pekerja, kelompok masyarakat yang terdampak pembangunan, serta rakyat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal, dan pelayanan publik.
Melalui aksi tersebut, Jenderal Lapangan Agim bersama massa aksi GARIS Indonesia juga mendorong pemerintah agar membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat. Setiap kebijakan negara harus disusun dan dilaksanakan secara transparan, partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kemerdekaan harus dirasakan sepenuhnya oleh rakyat. Negara harus hadir untuk menjamin keadilan, melindungi ruang hidup masyarakat, dan memastikan setiap warga negara memperoleh hak-haknya secara setara.”
GARIS Indonesia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Karena itu, ruang kebebasan berpendapat dan menyampaikan kritik harus tetap dijamin serta dihormati sepanjang dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam aksi tersebut, Jenderal Lapangan Agim bersama massa aksi GARIS Indonesia menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Republik Indonesia.
ADAPUN TUNTUTAN GARIS INDONESIA, YAITU:
1. Menegakkan supremasi hukum secara adil dan tanpa tebang pilih.
2. Melindungi masyarakat miskin kota dan menjamin hak-hak dasar rakyat.
3. Menghentikan segala bentuk perampasan ruang hidup rakyat.
4. Mengevaluasi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mewujudkan pendidikan gratis yang berkualitas.
5. Mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan negara.
6. Menolak kembalinya NEO-ORBA

