Penulis: Admin

Aceh Timur — bidikterkini.com | Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Aceh Timur, Hendrika Saputra, melontarkan kecaman keras terhadap PT Telkomsel yang dinilai gagal menunjukkan sikap profesional pasca bencana banjir hidrotermologi yang melanda Aceh sejak 26 November hingga Sabtu, 13 Desember 2025. Hingga saat ini, Hendrika menegaskan, jaringan Telkomsel di sejumlah wilayah Aceh, khususnya Aceh Timur, masih belum normal dan terus bermasalah, padahal kondisi darurat bencana telah berlangsung hampir tiga pekan. “Telkomsel jangan bertindak seperti perusahaan abal-abal. Ini perusahaan besar, bukan usaha kecil. Seharusnya pasca banjir, pemulihan jaringan dilakukan cepat dan maksimal,” tegas Hendrika, Sabtu (13/12/2025). Ia membandingkan kondisi tersebut dengan…

Read More

Bireuen – bidikterkini.com | Penjualan gas LPG 3 kilogram di Bireuen dan sekitarnya dilaporkan mengalami lonjakan harga yang tidak wajar. Dari informasi lapangan, gas 3 kg yang diambil dari pangkalan di kawasan Cot Tupah — tepatnya pangkalan di samping SPBE — dijual dengan harga Rp25.000 per tabung. Namun setelah didistribusikan oleh oknum menggunakan becak, harga tersebut melambung menjadi Rp65.000 hingga Rp70.000 per tabung ketika dijual kembali kepada masyarakat di kawasan Matang hingga Bireuen. Kondisi ini sangat memberatkan warga, terlebih di saat sebagian masyarakat sedang menghadapi musibah banjir. Di tengah situasi darurat, perilaku penimbunan dan permainan harga oleh oknum tertentu dinilai…

Read More

Palopo – bidikterkini.com | Polemik eksekusi pengosongan Platinum Hotel terus menguat. Tim kuasa hukum Jusman Sabir, SH., MH., yang mewakili Hj. Nunu, kembali menegaskan bahwa eksekusi yang dilakukan dinilai cacat hukum, non-eksekutabel, dan sarat kejanggalan karena dilaksanakan tanpa putusan inkrah. Padahal perkara terkait masih berproses di Pengadilan Negeri Palopo melalui perkara No. 23/Pdt.G/2025/PN.Plp. Menurut Jusman Sabir, selama belum ada putusan berkekuatan hukum tetap, maka risalah lelang yang dimohonkan pemenang lelang berstatus quo dan tidak sah untuk dieksekusi. Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Kejanggalan Eksekusi Tim kuasa hukum mengungkap sejumlah pelanggaran mendasar yang dilakukan dalam pelaksanaan eksekusi, antara lain: Pengadilan Negeri Palopo…

Read More

Bantaeng – bidikterkini.com | Pemerintah Desa Ulugalung kembali menunjukkan partisipasi aktifnya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bantaeng (HJB) ke-771. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ulugalung, Haleko HB, rombongan Pemdes Ulugalung mengikuti Pawai Deville yang digelar sebagai salah satu rangkaian acara perayaan HJB. Haleko HB menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemdes Ulugalung dalam pawai ini adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan semangat kebersamaan masyarakat Bantaeng. Ia menekankan bahwa momentum HJB bukan hanya seremonial, tetapi juga ajang memperkuat identitas budaya serta mendorong semangat pembangunan di setiap desa. “Partisipasi kami di Pawai Deville adalah simbol bahwa Desa Ulugalung siap berkontribusi menjaga tradisi sekaligus ikut…

Read More

Bantaeng – bidikterkini.com | Muh. Gunawan, yang lebih akrab disapa Wawan Copel, pemuda asal Kabupaten Bantaeng yang selama ini aktif di lembaga pergerakan dan konsisten menyuarakan suara rakyat kecil, kembali angkat bicara di momentum Hari Jadi Kabupaten Bantaeng—Butta Toa, tanah bersejarah yang seharusnya menjadi kebanggaan, bukan sekadar seremonial tahunan. Menurut Wawan Copel, Hari Jadi Bantaeng bukan hanya tentang panggung megah, spanduk besar, dan pesta hiburan, tetapi tentang melihat kembali apa yang sudah – atau justru belum – dikerjakan pemerintah untuk rakyatnya. “Bantaeng ini tua dari segi sejarah, tapi jangan sampai tua juga dari kinerja pemerintahnya. Kita tidak butuh seremoni mewah…

Read More

NTT- Kupang – bidikterkini.com | Di tanah Timor bagian barat, khususnya di Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang NTT, Natal selalu menjadi panggung penting bagi Atoin Pah Meto, manusia penghuni tanah kering untuk merayakan iman, budaya, dan kebersamaan yang telah mengakar sejak zaman para leluhur. Tetapi memasuki Natal 2025, perayaan itu menghadapi dilema baru bagaimana menjaga roh budaya di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang makin mendominasi ruang hidup masyarakat? Bagi Atoin Pah Meto, budaya bukan sekadar warisan, ia adalah identitas. Nilai-nilai seperti naet, monef, dan naketi telah membentuk karakter masyarakatnya, menghormati orang tua, menjaga hubungan keluarga besar, serta hidup…

Read More

BANTAENG — bidikterkini.com | Front Pemuda Advokasi Masyarakat (FPAM) menyoroti keras penanganan mitigasi banjir Pemerintah Kabupaten Bantaeng setelah wilayah tersebut kembali terendam banjir besar pada 30 November 2025. Bagi FPAM, banjir ini bukan sekadar musibah, melainkan alarm kegagalan pemerintah karena hanya dalam kurun waktu lima bulan, Bantaeng mengalami dua kali banjir besar — setelah sebelumnya dihantam banjir bandang pada 5 Juli 2025. Ketua Umum FPAM, Misbah, menegaskan bahwa dua peristiwa banjir besar dalam periode pendek menunjukkan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Uji Nurdin gagal menyiapkan sistem pencegahan dan mitigasi yang memadai. “Bantaeng tenggelam dua kali hanya dalam waktu…

Read More

Makassar — bidikterkini.com | Polemik hukum di Desa Gantarang kembali memasuki fase paling genting. Unggahan provokatif di media sosial, yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa Gantarang, memancing gelombang kemarahan publik dan komunitas aktivis. Sikap tersebut bukan hanya menciptakan kegaduhan baru, tetapi juga mempertegas gambaran kepemimpinan Pemerintah Desa Gantarang yang penuh tindakan intimidatif. Dari sikap yang ditunjukkan sang kades, tampak jelas adanya kecenderungan meremehkan suara publik, seakan mengukuhkan bahwa kultur kepemimpinan di desa tersebut jauh dari nilai etika dan keteladanan. “Kami berharap baik Pemerintah Setempat maupun aparat penegak hukum tetap teguh patuh pada regulasi yang berlaku tanpa memandang jabatan atau…

Read More

Bantaeng – bidikterkini.com | 1 desember 2025 Banjir yang kembali menghantam Kabupaten Bantaeng menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Situasi ini memicu reaksi tajam dari Wawan Copel, Bendahara Umum Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) sekaligus Demisioner Ketua SEMMI Cabang Bantaeng 2023–2024. Ia menilai bahwa pemerintah telah gagal membaca, mengelola, dan mengantisipasi ancaman bencana yang sebenarnya sudah berulang bertahun-tahun. Menurut Wawan, banjir yang terus menerjang tidak terjadi begitu saja. Baginya, ini adalah akumulasi dari kelalaian, lemahnya visi ekologis, hingga buruknya pengawasan tata ruang di Bantaeng. Ia menyebut bahwa pemerintah terlalu sibuk membungkus Bantaeng dengan pencitraan, sementara warga justru berkali-kali terendam…

Read More

Banteng – bidikterkini.com | Banjir yang kembali melumpuhkan Kabupaten Bantaeng menjadi bukti telanjang bahwa pemerintah daerah gagal total dalam mengantisipasi bencana yang seharusnya sudah bisa diprediksi sejak lama. Setiap kali hujan turun, warga kembali dibuat was-was, rumah terendam, dan aktivitas lumpuh—sementara pemerintah hanya hadir setelah situasi memburuk. Alif, Ketua Cabang Balla Tujua Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB Raya), secara tegas menyebut bahwa pemerintah daerah selama ini bekerja tanpa arah dan tanpa urgensi. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk terus terkejut dengan banjir yang berulang, karena kondisi ini sudah menjadi pola tahunan. “Ini bukan lagi tanda ketidakseriusan—ini adalah kegagalan…

Read More