ACEH TIMUR — bidikterkini.com | Minggu, 1 November 2026. Warga Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, menyuarakan keberatan dan meminta kejelasan terkait penggunaan armada milik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah mereka. Kendaraan operasional yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan dan kebutuhan koperasi desa, justru diketahui digunakan untuk kepentingan pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil berwarna putih berlogo Kopdes Merah Putih tersebut terlihat digunakan untuk mengangkut kayu milik Zainal Abidin, atau yang lebih dikenal warga dengan panggilan Toke Udeng. Kendaraan milik koperasi desa itu seolah-olah dapat digunakan sesuka hati oleh pihak tertentu, bukan untuk kepentingan operasional koperasi maupun warga pada umumnya.
Tak hanya penyalahgunaan fungsi kendaraan, armada tersebut juga terlihat terjebak di tanah berlumpur dengan kondisi roda terbenam, yang memicu pertanyaan besar di kalangan warga: siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi pada kendaraan milik rakyat tersebut?
Ketika awak media mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Desa Seuneubok Saboh, Mukhtar, beliau justru bungkam dan enggan memberikan penjelasan apa pun. Sikap diam ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan aset koperasi desa.
Warga Desa Seuneubok Saboh meminta agar hal ini ditindaklanjuti secara serius. Bahkan, banyak warga yang menyerukan agar Kepala Desa Seuneubok Saboh dipanggil dan dimintai keterangan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0104 Aceh Timur, mengingat program Kopdes Merah Putih merupakan program prioritas yang melibatkan peran TNI di tingkat desa. Warga berharap ada penjelasan yang transparan, akuntabel, dan langkah perbaikan agar aset rakyat tidak dijadikan milik pribadi atau kelompok tertentu.
Media Bidikterkini.com akan terus memantau perkembangan permasalahan ini.
Laporan: Saiful Ismail SF (Pon)


