ACEH TIMUR — PANTE BIDARI – bidikterkini | Sudah hampir 10 bulan berlalu sejak bencana banjir melanda Kabupaten Aceh Timur. Warga Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari — yang dinilai sebagai desa paling parah terdampak — kini mempertanyakan keberadaan Bupati yang selama ini dikenal dengan sebutan “Bupati Garang” Iskandar Usman Al-Farlaky.
Warga bertanya: Ke mana perginya ketegasan dan keadilan yang dijanjikan, ketika data warga justru dihilangkan dari daftar bantuan?
- Dari 231 Kepala Keluarga (KK) terdampak, hanya 49 unit rumah hunian sementara (Huntara) yang dibangun –
- Tidak ada satu pun warga masuk daftar penerima Jaminan Hidup (JADUP) — padahal desa lain di kecamatan yang sama sudah menerima
- Data 161 warga yang tercantum dalam SK Bupati sebagai penerima JADUP justru hilang — warga tidak menerima apa-apa
- Bantuan rumah rusak sedang (Rp30 juta) dan rusak ringan (Rp15 juta) yang sudah dijanjikan tidak kunjung cair jadup
- Data warga tidak dimasukkan ke dalam SP2D — sehingga tidak ada pencairan dana atas nama warga desa tersebut
- Warga menduga adanya permainan data — keluarga perangkat desa dan kerabat justru tercatat menerima bantuan di desa lain
“Kami sudah serahkan data lengkap sejak awal. Tapi kenapa saat bantuan turun, nama kami tidak ada? Apakah karena kami bukan kerabat pejabat, bukan keluarga perangkat desa, maka kami tidak berhak mendapat bantuan?” tanya salah satu warga
“Bupati disebut ‘Garang’, tegas, berani. Tapi kenapa kasus di desa kami ini dibiarkan begitu saja? Apakah keberanian itu hanya untuk tampil di depan kamera, bukan untuk membela warga yang benar-benar menderita?” tambahnya.
Warga menegaskan: Air banjir di desa kami mencapai 4–5 meter. Kami paling parah. Tapi justru kami yang paling dilupakan, “Bupati”
Desa Pante Rambong: 450 KK terima JADUP
Desa Meunasah Tunong: penerima justru keluarga mantan keuchik & anggota Polri yang tidak terdampak
Desa Seuneubok Saboh: NOL penerima JADUP
Masyarakat menuntut:
1. Pemeriksaan transparansi SP2D — ke mana dana yang seharusnya untuk warga Seuneubok Saboh disalurkan?
2. Pemulihan data warga yang terhapus dari daftar penerima bantuan
3. Penjelasan resmi dari Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky atas ketidakadilan ini
4. Penyaluran segera JADUP, stimulan isi hunian, dan bantuan perbaikan rumah yang tertunda
Redaksi Bidik Terkini akan terus memantau dan meminta tanggapan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
— Bidik Terkini — Mengawal Kebenaran


