ACEH UTARA – bidikterkini.com | 18 Agustus 2026. Sorotan tajam kembali mengarah ke dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Utara. Kali ini menyasar Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tanah Jambo Aye, yang diduga tidak memiliki moral dan etika sebagai seorang pendidik. Keluhan warga yang menyebar luas di media sosial memunculkan pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya memberikan jabatan tersebut?
Berdasarkan informasi yang viral di media sosial, sikap dan perilaku kepala sekolah tersebut dinilai jauh dari kata beretika. Bahkan disebut-sebut berperilaku layaknya orang yang tidak bermoral.
Saat berinteraksi dengan warga, kepala sekolah tersebut diketahui kerap memamerkan kekayaan, menyebutkan memiliki kebun dan sawah yang cukup luas. Lebih dari itu, setiap kali diajak berdiskusi, kerap kali beliau menyebut nama Bupati Aceh Utara, seolah-olah nama pejabat tinggi itu dijadikan “perisai” atau penguat mentalitas dalam menghadapi warga.
Hal ini memunculkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Apakah menyebut nama Bupati merupakan cara untuk menakut-nakuti warga? Atau justru menjadi bukti adanya perlindungan yang membuat beliau merasa berhak bersikap sewenang-wenang?
Warga sangat berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara segera menindaklanjuti keluhan ini. Jabatan kepala sekolah bukanlah hak milik pribadi, melainkan amanah untuk mendidik generasi penerus dengan keteladanan, kesopanan, dan integritas.
“Kami minta ada keputusan yang tegas. Jangan sampai sekolah yang berakreditasi A justru dipimpin oleh orang yang akhlaknya jauh dari kata pendidik,” tegas salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Aceh Utara. Bidikterkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini demi kebaikan dunia pendidikan di Aceh Utara.
Laporan/Penulis: Saipul Jurnalis – Bidikterkini.com

