Makassar — Senin, 10/8/2026. Sejumlah pasien dan keluarga pasien menyampaikan keluhan terkait lamanya durasi antrean pelayanan farmasi/pengambilan obat di rumah Sakit Primaya Makassar. Berdasarkan pengalaman warga di lapangan, waktu tunggu untuk mendapatkan obat bisa mencapai 2 hingga 3 jam, yang dinilai sangat menguras energi dan kurang efektif.
Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat berharap pihak manajemen rumah sakit dan tenaga medis yang bertugas—baik suster, staf admisi, maupun apoteker—dapat lebih tanggap dan proaktif dalam mengamati kondisi para pasien di area tunggu.
“Solusi nyata atas lonjakan pasien bukanlah berfokus pada penambahan semen dan batu bata semata. Yang paling mendesak hari ini adalah penambahan tenaga medis dan petugas pelayanan agar pasien bisa ditangani lebih cepat, sigap, dan manusiawi,” ujar salah satu perwakilan keluarga pasien.
Masyarakat juga menilai bahwa solusi atas lonjakan pasien bukanlah berfokus pada pembangunan atau perluasan gedung baru semata, melainkan penambahan tenaga medis dan petugas pelayanan agar penanganan pasien dapat berjalan lebih cepat dan manusiawi.
“Dengan tingginya volume pasien yang berobat setiap harinya, petugas seharusnya tidak hanya terpaku pada nomor urut, tetapi juga harus peka terhadap kondisi fisik pasien. Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, serta pasien berisiko tinggi sangat tidak memungkinkan jika harus menunggu berjam-jam hanya untuk mengambil obat,” ujar salah satu perwakilan keluarga pasien.
Pengabaian terhadap kecukupan jumlah nakes tidak hanya merugikan pasien yang harus menunggu berjam-jam kritis tanpa kepastian, tetapi juga memperburuk beban kerja (burnout) para petugas medis yang ada.
Selain peningkatan jumlah SDM, masyarakat juga menyoroti pentingnya kepekaan petugas di lapangan (frontliner) terhadap kondisi fisik para pasien yang sedang mengantre.
Masyarakat juga menuntut adanya iktikad baik dari penentu kebijakan untuk menghentikan proyek fisik yang tidak mendesak dan segera menuntaskan masalah mendasar: Manusiakan layanan kesehatan dengan menambah tenaga medis!

