BANDA ACEH, bidikterkini.com – Tongkat estafet kepemimpinan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh resmi berganti. Ramdani Boy dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Aceh menggantikan Yan Rusmanto yang mendapat amanah baru sebagai Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan (Dirbinadik) Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Prosesi serah terima jabatan berlangsung khidmat di Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh, Senin (15/6/2026), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi vertikal, termasuk Kakanwil Kementerian Hukum, Kementerian HAM, Kementerian Imigrasi Aceh, serta para Kepala Lapas dan Rutan se-Aceh.
Acara diawali dengan penampilan Tari Ranup Lampuan sebagai simbol penghormatan adat Aceh kepada tamu kehormatan. Suasana haru menyelimuti ruangan saat video kilas balik perjalanan pengabdian Yan Rusmanto selama memimpin Pemasyarakatan Aceh ditayangkan.
Dalam sambutan perpisahannya, Yan Rusmanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Aceh atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya.
“Aceh akan selalu memiliki tempat di hati kami. Sinergi, kekompakan, dan kebersamaan seluruh UPT serta PIPAS menjadi energi utama dalam menjalankan tugas. Kami juga memohon maaf apabila selama bertugas masih terdapat kekurangan,” ujar Yan Rusmanto.
Penugasan baru Yan Rusmanto sebagai Dirbinadik Ditjenpas dinilai sebagai posisi strategis karena bertanggung jawab terhadap pembinaan lebih dari 270 ribu narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Aceh yang baru, Ramdani Boy, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program unggulan yang telah dirintis pendahulunya. Dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya, ia akan fokus memperkuat implementasi program PASTI Pemasyarakatan yang merupakan akronim dari Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Inovatif.
Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
“Amanah ini sangat besar. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh UPT Pemasyarakatan di Aceh serta jajaran PIPAS agar Pemasyarakatan Aceh semakin maju, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ramdani Boy.
Selain pergantian kepemimpinan di lingkungan Ditjenpas Aceh, acara tersebut juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Aceh. Ny. Anis Yan Rusmanto secara resmi menyerahkan kepemimpinan kepada Ny. Pudji Ramdani sebagai Ketua PIPAS Daerah Aceh yang baru.
Sebagai Kakanwil Ditjenpas Aceh, Ramdani Boy juga secara otomatis mengemban tugas sebagai Pembina PIPAS Daerah Aceh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan dan pelepasan kepada Yan Rusmanto beserta Ny. Anis menuju penugasan baru di Jakarta.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan reformasi Pemasyarakatan di Aceh. Dengan tetap melanjutkan program PASTI dan didukung pengalaman kepemimpinan yang kuat, Ditjenpas Aceh diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan warga binaan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Reporter: SF


